ESAI TERBARU 18 Juli
Menilai "Ideal" (Secara Objektif)
Tulisan ini dikembangkan dari fragmen "Tiada yang Benar-Benar Ideal". Judulnya mungkin bersifat nihilistis (memang seperti itu kenyataannya). Namun, percayalah bahwa ini merupakan jalanku dalam pencarian keberedaan hidupku. Apakah terasa nuansa paradoksal di dalamnya? Kamu akan tahu setelah membacanya.